Rabu, 10 Juni 2020

OMG, Ternyata Otak Manusia Bisa Berubah jika Lama-Lama di Luar Angkasa

Blog Infomasi ? Kemauan buat pulang ke luar angkasa nampaknya perlu dipikir lagi. Sebab terletak satu bukti yang mengungkapkan bila habiskan ketika di luar angkasa sanggup mengubah otak manusia.

Sumber : Popular Science

Dari situs Ruang, Kamis, 16 April 2020, periset telah lakukan studi bagaimana penerbangan ke luar angkasa mampu memengaruhi fisiologi serta kesehatan manusia. Dalam studi diketemukan poly langkah apabila luar angkasa mengubah badan kita.

Studi yg paling paling baru menerangkan apabila pesawat luar angkasa mempunyai peranan memengaruhi otak manusia secara aneh dan nir biasa. Serta bisa menyebabkan kerusakan pandangan asronot dalam periode saat yang nir mengecewakan lama .

Baca juga : Bintang Tsurayya sudah Muncul, Benarkah Tanda Wabah Corona akan Berakhir?

Beberapa astronot sudah memberikan laporan pertarungan penglihatannya sehabis perjalanan ke luar angkasa. Pelajari yang dilaksanakan team medis temukan saraf optik mereka membengkak dan beberapa alami pendarahan dalam retina & beberapa perkembangan susunanal dalam indera penglihatannya.

Ilmuwan menyangka konflik ini dikarenakan sang bentrokan pada kepala selama waktu penerbangan. Larry Kramer, pada studi temukan jika friksi ini tingkatkan style berat mikro.

Team lakukan MRI pada otak pada 11 astronot sebelum mereka lakukan perjalanan ke luar angkasa hingga balik lagi sehabis setahun disana. Hasilnya menerangkan otak membengkak & cairan yg melingkari otak dan sumsum tulang belakang volumenya bertambah.

Kelenjar hipofisis yg terletak pada otak menjadi padat. Dampak semacam ini masih mereka rasakan walau telah melalui setahun menurut pulangnya mereka.

Perlu studi selanjutnya untuk tahu bagaimana style berat mikro memengaruhi otak astronot serta bagaimana mereka jadi tidak sama dengan insan yang lain.

"Tanpa ada gravitasi cairan pada tubuh kita tidak tersebar dengan cara rata, cuma bergerak di kepala tanpa ada mengalir ke kaki. Itu bukan suatu hal yang biasa kita alami di Bumi, terkecuali bila kamu berdiri di atas tanganmu, " papar Larry. (ahm)

Tidak ada komentar:
Write komentar