Senin, 01 Juni 2020

Apakah Aplikasi PeduliLindungi Aman dan Berfaedah ?

Blog Infomasi - Pakar keamanan siber menyampaikan bahwa aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang kondusif digunakan

sumber : uzone.id

Aplikasi PeduliLindungi diciptkan dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus corona Covid-19 di Indonesia. Di hampir banyak negara, seperti Singapura, telah menerapkan aplikasi sejenis supaya masyarakat dapat  saling melindungi.

Adapun cara kerja aplikasi PeduliLindungi ini dengan memakai fitur tracking yang mampu mendeteksi pergerakan orang-orang yangtelah positif terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang.

Menurut hasil tracking sertatracing,  masyarakat bisa menerima peringatan agar segera menjalankan protokol kesehatan jikalau di sekitarnya ada pasien yang positif Covid-19.

Aplikasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat secara maksimal karena terkoneksi dengan seluruh operator seluler di Indonesia.

Orang-orang yang terpaksa keluar rumah serta berjumpa orang lain atau memakai fasilitas umum bisa memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi karena dapat memperingatkan disaat masuk ke daerah zona merah serta memberikan informasi jika ternyata kita pernah melakukan interaksi bersama orang lain yang terpapar virus.

"Ada garansi keamanan aplikasi dikarenakan beberapa pihak yang terlibat khususnya dari pemerintah serta operator seperti Telkom. Dengan terlibatnya developer dan server di Telkom, maka datanya  dapat (disimpan) lokal. Adapun saran saya yang perlu ditingkatkan User Experience (UX) agar jauh lebih friendly dengan feedback langsung tampak nyata di halaman awal," menurut Sekretaris Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Satriyo Wibowo di Jakarta.

Baca juga: Menkominfo Tegas Ancam Facebook, Twitter, IG, dan You Tube Jika Hoaks Covid-19 Tak Diberantas

Di waktu terpisah, Praktisi Keamanan Siber Mochammad James Falahuddin berpendapat bahwa ditinjau dari sisi keamanan, aplikasi PeduliLindungi telah sukses lolos masuk AppStore. Itu berarti untuk isu keamanan sudah baik.

"Apple itu termasuk yang tak sembarangan review keamanan aplikasi untuk penggunanya. Mereka tanpa pandang jabatan atau instansi yang dibawa. Untuk dapat dipublikasikan di AppStore seluruh  aplikasi, aterutama yang mengeksploitasi fungsi lokasi dan bluetooth, tentu di scrutinize oleh Team Verifikasi Apple dengan mendetail,  untuk memastikan aplikasi tidak terjadi abuse terhadap dua fungsi itu yang dapat berakibat kebocoran data pengguna.," ucapnya.

Kemudian ia menjelaskan, proses verifikasi di AppStore sendiri dapat berlangsung cukup lama sebelum sebuah aplikasi lolos untuk dipublikasikan. Sehingga rasa khawatir dari segi penyalahgunaan fitur di aplikasi PeduliLindungi ini dapat diperkecil selagi kita menginstall dari jalur yang benar, yaitu dari Playstore dan AppStore," ujarnya.

James termasuk pakar yang mengantongi Certified Chief Information Security Officer (CCISO) berpendapat, memang benar jika aplikasi mobile, terutama yang android apps jika didistribusikan di luar platform resmi (Playstore) atau bentuk file *.apk harus diwaspadai, kemungkinan besar aplikasi tersebut pasti tentunya belum melewati Quality Control dari platformnya.

"Tapi khusus untuk kasus PeduliLindungi ini yang saat ini telah resmi dipublikasikan di official store, bukan saja untuk Android (Playstore) tetapi telah available di Apple iOS (AppStore). Dan itu harusnya terjamin dari sisi keamanannya. Masyarakat tidak perlu takut. Aplikasi semacam ini kan dipakai juga di negara Tiongkok serta Singapura," tutupnya.

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sendiri sudah melakukan bantahan berkaitan informasi hoaks mengenai aplikasi Peduli Lindungi yang dianggap oleh sebagian kalangan membahayakan penggunanya.

Saat ini sudah lebih 1 juta pengguna menginstalasi aplikasi PeduliLindungi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tentunya kita semua berharap agar masyarakat bisa mendownload dan memakai aplikasi PeduliLIndungi karena ini ditujukan bagi kepentingan masyarakat agar saling melindungi.

Saat ini masyarakat dihimbau untuk menjadi pengguna aplikasi PeduliLundingi, karena dengan semakin banyaknya yang menginstall maka semakin besar dan masif usaha kita memutus mata rantai COVID-19 dengan harapan kondisi bisa segera kembali normal. (ahm)

Tidak ada komentar:
Write komentar