Rabu, 06 Mei 2020

Sumber Backlink yang Berbahaya bagi blog

Blogger Blog, backlink banner Blogger Blog . Proses link building memiliki berbagai tingkat dan strategi tersendiri. Sedikit berbeda dengan proses membangun backlink yang biasanya dilakukan secara terus menerus, sehingga dapat meninggalkan jejak atau lebih dikenal dengan footprint. Dengan adanya footprint tersebut, maka akan memudahkan pesaing maupun search engine untuk mempelajari pola backlink kita.

Secara sederhana link building adalah membuat link dari website lain menuju website anda. Sebenarnya backlink dan link building adalah sama, karena link building adalah proses membangun backlink, sedangkan backlink itu sendiri adalah output dari link building. Teknik ini memerlukan kreativitas, perjuangan, dan konsistensi ketika mengerjakan prosesnya. Maka dari itu banyak para pakar SEO dunia yang menyebut “ SEO is Science and Art ”.

Link Building Yang Natural

Google dalam hal ini juga memata-matai tingkat kecepatan link building suatu blog/web. Link building perlu dilakukan dengan cara senatural mungkin agar Google dapat melihatnya sebagai sebuah proses yang tidak artifisial (dibuat-buat) atau tidak wajar. Bagaimana link building yang tidak natural atau tidak wajar? Sederhana saja. Link building  yang dilakukan dengan terlalu agresif.

Jadi dalam seminggu anda telah memiliki ribuan Backlink. Kemudian minggu berikutnya anda tidak mendapatkan sarana untuk mendapatkan backlink otomatis lagi. Jadi tidak ada backlink pada minggu itu. Minggu berikutnya, setelah googling, didapatkan software dengan harga sekian untuk membuat backlink dengan jumlah ribuan. Kemudian sebulan berikutnya, link building berhenti lagi. Dan seterusnya, dan seterusnya. Ini hanya contoh saja, tentunya tanpa alat pun anda bisa menciptakan backlink demikian, setidaknya ratusan, dengan cara spamming. Jika polanya demikian, Google kemudian dapat membaca pola tersebut dan besar kemungkinan proses tersebut dianggap tidak natural. Terlebih lagi jika web/blog baru saja dibuat, misalnya dalam sebulan, tapi telah memiliki ribuan backlink, ini lebih tidak natural lagi! Jadi pastikan jumlah backlink yang dibuat senatural mungkin sesuai dengan kemampuan seorang manusia dalam membuatnya.

Baca juga : Tentang dan Seputar Pengertian Backlink .

Apa yang dinilai Google sebagai backlink Berkualitas ?

Ini Garis besarnya:

Google menilai sebuah link sebagai link berkualitas jika berasal atau dirujuk dari konten/isi halaman web/blog yg mempunyai tingkat relevansi tinggi.

Google sangat menekankan Relevansi atau keterkaitan konten. Itulah mengapa Google Panda kemudian menampar habis-habisan kebanyakan web/blog yg cuma menang di keyword namun miskin relevansi.

Sumber backlink yang berbahaya bagi sebuah blog

1. Backlink yang berasal dari blog dengan konten yang minim dan jarang update

Blog dengan konten atau artikel blog yang minim dapat dengan mudah kita deteksi sebagai sebuah blog yang dibuat dengan asal-asalan, berikut untuk tujuan yang tidak jelas pula. Mirip kondisinya dengan sebuah blog yang tidak pernah diurus lagi atau tidak pernah diupdate lagi. Blog-blog yang demikian ini berpotensi menjadi blog spam dan tentu saja hanya digunakan untuk ladang backlink semata. Biasa blog-blog yang demikian ini sangat mengandalkan guest-posting untuk proses updatenya. Yang lebih parah lagi isi dari postingannya lebih mengandalkan banyak keyword dan copas di sana-sini dengan tujuan untuk memperkuat relevansi blog dengan yang diberikan backlink.

2. Backlink dari hasil nyepam di berbagai forum

Backlink dari hasil nyepam di forum ini biasanya bersifat muncul-hilang dengan frekwensi yang terlalu sering terjadi. Banyak dari admin forum yang merasa risih dengan merajalelanya link spam di forumnya, hal ini kemudian disadarinya sebagai faktor yang merugikan forumnya. Kemudian admin forum tersebut melakukan tindakan pembersihan link spam sekaligus melakukan banned para user nakal. Bayangkan saja, seandainya anda baru saja bergabung dalam sebuah forum (katakanlah baru satu minggu) kemudian anda telah memiliki backlink dalam jumlah yang banyak, tentu hal ini menjadi sangat mencurigakan di mata search engine semacam Google. Kualitas backlink yang demikian ini akan menjadi sangat menurun kualitasnya.

3. Backlink dari Guest Blogging untuk SEO

Guest Blogging adalah merupakan kegiatan menulis artikel di blog lain dengan imbalan mendapatkan link berkualitas dari artikel tersebut ke blog milik kita. Sederhananya, kita menulis posting yang berisi link blog kita, lalu dikirim ke pemilik blog yang kita pilih untuk kemudian diterbitkan di blog mereka. Orang yang melakukan Guest blogging ini disebut Guest Blogger (Blogger Tamu). Sedangkan, artikelnya disebut dengan Guest Post atau Guest Article (Postingan Tamu/Artikel Tamu). Dalam hal ini sering terjadi bahwa Guest Post tersebut merupakan artikel-artikel hasil copy paste dan hanya berisi keyword-keyword yang sengaja diperbanyak untuk suatu tujuan tertentu. Google dalam hal ini telah dengan tegas mengibarkan bendera perang untuk aktivitas yang semacam ini, hal ini ditandai dengan telah kandasnya peringkat jaringan guest posting yang terkemuka. Hendaknya kita berusaha mengembalikan Guest Blogging ke habitat aslinya yaitu sebagai sumbangan artikel atau ide atau pemikiran untuk meningkatkan otoritas penulis beserta websitenya di mata manusia atau calon pengunjung blog.

4. Backlink dari hasil komentar-komentar spam

Mendapat backlink dari pola meninggalkan komentar pada saat blogwalking pada dasarnya sangat mudah dan murah untuk dilakukan oleh semua blogger. Oleh karenanya jangan heran bilamana dalam sebuah postingan blog atau website yang terkenal bisa berisi ratusan atau bahkan ribuan komentar-komentar spam di dalamnya. Dalam hal ini sangat sedikit blogger yang menyadari bahwa backlink dari pola meninggalkan komentar dalam aktivitas blogwalking ini adalah merupakan sebuah hadiah, sebuah keberuntungan dan bukan merupakan suatu hal yang disengaja, dan oleh karenanya maka sifatnya harus natural dan bukan di ada-adakan atau sengaja dibuat dalam jumlah yang banyak.

5. Backlink yang berasal dari sistem link-wheel/link pyramids

Teknik linkwheel adalah sebuah teknik SEO advance tingkat lanjut yang mana menghubungkan halaman - halaman website lain menuju website utama melalui link dengan pola berbentuk roda. Ini merupakan cara mengefektifkan teknik link building. Backlink jenis ini melibatkan blog-blog lain (yang dibuat sendiri oleh pemilik website atau blog utama) sebagai jembatan website atau blog untuk memberikan backlink kepada website atau blog utama dengan cara rutin dan bertubi-tubi, sehingga hal ini memudahkan pihak Google untuk mengendusnya, dan segera memberikan penalti karena menganggap pola ini sebagai pola spammer.

6. Backlink dari situs-situs yang berkualitas rendah/spammer

Situs-situs tersebut memiliki potensi phising atau malware, bisa jadi berupa situs-situs artikel direktori yang dewasa ini kualitasnya semakin menurun karena sebagian besar berisi content farm : situs-situs yang memiliki banyak content namun tidak unik atau original (karena sebagian besar berisi artikel-artikel hasil copy paste).

Demikianlah uraian saya, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar