Kamis, 07 Mei 2020

Pola-pola Optimasi Blog di era MobileGeddon

Blogger Blog, seo 100 Blogger Blog , era algoritma MobileGeddon telah dimulai sejak tanggal 21 April 2015 lalu dengan membawa berbagai dampak signifikan bagi beberapa situs atau blog-blog besar yang ada. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa algoritma Google terbaru ini mendasarkan perankingan pada tingkat responsivitas sebuah situs atau blog, dengan kemudahan untuk diakses lewat perangkat mobile atau selluler semacam smartphone yang jumlah penggunanya dewasa ini semakin meningkat drastis.

Penerapan dasar perankingan sebagaimana yg tersebut pada atas, tentunya membawa efek tersendiri bagi global SEO. Terutama hal-hal yg berkaitan memakai taraf responsivitas blog, kecepatan loading blog dan hal-hal yg berkaitan menggunakan efektivitas peringkat Alexarank, yg dalam dasarnya nir akomodatif memakai perangkat-perangkat mobile pula selluler, lantaran Alexa Toolbar hanya kompatible menggunakan browser-browser semacam Google Chrome, Mozzila & Internet Eksplorer.

Pola-pola optimasi blog atau situs yang wajib dilakukan di era MobileGeddon ini diantaranya adalah yang berkaitan dengan  hal-hal berikut ini  :

1. SEO OnPage

SEO OnPage sebuah situs atau blog pada hal ini sedikit mengalami pergeseran karena lebih menitik beratkan pada pola-pola responsivitas template atau blog yang sebagian besar dilakukan menggunakan pemasangan kode-kode CSS, misalnya contoh dalam bawah ini.

<meta content='width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0' name='viewport'/>

@media only screen and ( max-width: 635px ) {.site-branding-svn,.site-info-svn,.main-navigation-svn,.hentry,.site-main-svn [class*=&quot;navigation&quot;],.widget-areas-svn {width: 90%;}

.site-title-svn {font-size: 28px;font-size: 2.8rem;}

.site-description-svn {font-size: 12px;font-size: 1.2rem;}

.posted-on-svn a,.byline-svn a,.cat-links-svn,.tags-links,.comments-link-svn {padding-left: 10px;padding-right: 10px;}

.widget-area-svn {clear: both;float: none;margin: 0 auto 1.5em;width: 100%;}

.footer-search-svn,.footer-navigation-svn,.footer-credits-svn {clear: both;float: none;margin-bottom: 1.5em;width: 90%;}

.site-main-svn .hentry-wrapper-svn:first-of-type .hentry {padding-top: 1.5em;}

.hentry-wrapper-svn {padding: 40px 0;}

.hentry-wrapper-svn:before {background-size: auto 30px;}}

2. Meta Tag SEO Friendly.

Masalah Meta Tag SEO Friendly ini tetap tidak terlalu banyak mengalami perkembangan, dan mungkin hanya perlu ditambahkan beberapa hal di sana sini, seperti contoh meta tag di bawah ini.

<meta content='blogger' name='generator'/>

<link href='http://1.bp.blogspot.com/-fsOOFmp1-_Q/UOBQn6zLdQI/AAAAAAAABgc/UNzsDXL-9bc/s1600/HTML5_Logo.png' rel='icon' type='image/x-icon'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/feeds/posts/default' rel='alternate' title='Atom' type='application/atom+xml'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/feeds/posts/default?alt=rss' rel='alternate' title='RSS' type='application/rss+xml'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/' rel='openid.delegate'/>

<!--[if IE]> <script> (function() { var html5 = ("abbr,article,aside,audio,canvas,datalist,details," + "figure,footer,header,hgroup,mark,menu,meter,nav,output," + "progress,section,time,video").split(','); for (var i = 0; i < html5.length; i++) { document.createElement(html5[i]); } try { document.execCommand('BackgroundImageCache', false, true); } catch(e) {} })(); </script> <![endif]-->

<meta content='####################' name='google-site-verification'/>

<meta content='####################' name='msvalidate.01'/>

<meta content='####################' name='alexaVerifyID'/>

<meta content='index, follow, noodp, noydir' name='robots'/>

<meta content='id' name='geo.country'/>

<meta content='NAMA_ANDA' name='author'/>

<meta content='1 days' name='revisit-after'/>

<meta content='Indonesia' name='geo.placename'/>

<meta content='blogger' name='generator'/>

<meta content='general' name='rating'/>

<meta content='index, follow, snipet' name='googlebot'/>

<link href='https://plus.google.com/####################' rel='me'/>

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>

<meta expr:content='data:blog.canonicalUrl' property='og:url'/>

<meta content='website' property='og:type'/>

<meta expr:content='data:blog.title' property='og:site_name'/>

<meta content='id_id' property='og:locale'/>

<meta expr:content='data:blog.pageTitle' property='og:title'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' property='og:description'/>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' property='og:image'/>

<title><data:blog.pageTitle/></title>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>

<meta content='KEYWORD_HOME_BLOG_ANDA' name='keywords'/>

<link href='https://plus.google.com/#################' rel='author'/>

</b:if>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>

<meta expr:content='data:blog.canonicalUrl' property='og:url'/>

<meta content='article' property='og:type'/>

<meta expr:content='data:blog.title' property='og:site_name'/>

<meta content='id_id' property='og:locale'/>

<meta expr:content='data:blog.pageName' property='og:title'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' property='og:description'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>

<b:if cond='data:blog.postImageThumbnailUrl'>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' property='og:image'/>

</b:if>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' itemprop='image'/>

<title><data:blog.pageName/></title>

<meta expr:content='data:blog.pageName' name='keywords'/>

</b:if>

<b:if cond='data:blog.url == &quot;http://URL_BLOG_ANDA/feeds/comments/default&quot;'>

<meta content='noindex, nofollow' name='robots'/></b:if>

<b:if cond='data:blog.url == &quot;http://URL_BLOG_ANDA/feeds/comments/default?alt=rss&quot;'>

<meta content='noindex, nofollow' name='robots'/></b:if>

3. Hindari pemakaian kode-kode CSS maupun Javascript yang berpotensi untuk memblokir pe-renderan di konten paruh atas. Kode-kode tersebut seperti contoh di bawah ini.

<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

dan untuk menghilangkannya tambahkan kode seperti contoh di bawah ini.

<script async='async' src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

Penambahan kode async='async' kemungkinan dapat merubah dan menghilangkan widget/tampilan dari javascript jquery yang anda pasang sebelumnya jika anda meletakkan code tersebut di atas </head>. Agar itu tidak terjadi maka anda harus memindahkan kode javascript jquery tersebut di atas </body>.

4. Mempercepat proses Loading Blog.

Sebuah situs atau blog yang memiliki proses loading cepat membuka peluang yang besar untuk mendapatkan jumlah kunjungan yang banyak, karena para pengunjung tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat mengakses sebuah informasi yang disediakan oleh situs atau blog tersebut. Di samping itu, proses loading blog yang cepat ini juga sangat membantu mesin telusur saat melakukan proses crawling blog.

5. Memiliki konten-konten yang share-able.

Konten-konten yang share-able ini dapat dilakukan dengan jalan selalu melakukan proses sharing artikel blog setiap kali sehabis melakukan update postingan blog. Share artikel ini dapat dilakukan ke situs-situs semacam Google Plus, Facebook dan Twitter dan atau forum-forum social bookmark lainnya.

6. Memiliki konten-konten yang kaya.

Konten-konten yang kaya dalam hal ini berarti jumlah kata dalam setiap postingan blog minimal terdiri dari 500 kata, atau singkatnya merupakan artikel yang panjang dan tidak pendek-pendek, dengan harapan banyak kata kunci yang terangkum di dalamnya. Konten yang panjang secara otomatis akan menjelaskan sesuatu hal dengan gamblang dan jelas serta tidak sepotong-sepotong.

Demikianlah uraian saya tentang pola-pola optimasi blog di era MobileGeddon, bilamana anda memiliki cara yang lain, mari kita diskusikan lewat kolom kotak komentar di bawah ini.

Tidak ada komentar:
Write komentar