Senin, 04 Mei 2020

Jumlah Pengunjung vs Posisi di SERP

Blogger Blog, banner-01 Blogger Blog pada artikel ini mencoba untuk berbagi pemikiran tentang " Jumlah Pengunjung vs Posisi di SERP ", hal mana kedua faktor tersebut sama-sama penting dalam perkembangan sebuah situs atau blog. Kedua hal tersebut sama sekali tidak terpengaruh masalah domain yang dipergunakan, mau itu TLD ataupun subdomain, sama-sama membutuhkan kedua faktor tersebut dalam perkembangannya, baik di mata pengunjung maupun di mata search engine.

Faktor jumlah pengunjung (blog) berkaitan erat dengan masalah kuantitas kunjungan (visitor blog) yang dapat diraih dengan periode harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Bagi sebagian blogger, kuantitas kunjungan ini menjadi penting manakala ia berkepentingan untuk mengais rupiah dari aktivitasnya di dunia blogging. Dengan keberhasilan meraih kunjungan dalam jumlah besar mereka merasa percaya diri bahwa blog atau situs miliknya itu telah memiliki tingkat kualitas dan popularitas tersendiri, sehingga dapat dipergunakan oleh pihak ketiga untuk mempromosikan sesuatu produk atau jasa.

Terkadang mereka lupa untuk mengamankan hasil yang telah diperolehnya tersebut, mereka lupa bahwa posisi di SERP (posisi situs atau blog dalam daftar hasil pencarian search engine) sebenarnya merupakan hal yang penting untuk mengamankan keberhasilan meraih jumlah kunjungan yang besar tersebut. Jumlah kunjungan yang besar pada dasarnya sama sekali tidak menjamin relevansi sebuah halaman postingan dengan query kata kunci yang dipergunakan oleh pengunjung saat ia menggunakan bantuan search engine untuk berselancar di dunia internet. Lebih jauh lagi dapat pula terjadi sebuah hal yang cukup mengenaskan manakala hampir 50 % halaman postingan blog tidak terindeks lagi oleh search engine karena sama sekali tidak memiliki relevansi dengan hasil pencarian. Artinya apa ? Pengunjung yang datang ke situs atau blog tersebut, hanya datang dan mengunjungi 50 % halaman postingan blog yang terindeks oleh search engine. Kesimpulannya, keberadaan 50 % halaman postingan yang lain menjadi percuma atau sama sekali tidak mendukung eksistensi sebuah situs atau blog. Idealnya adalah, 100 % halaman postingan sebuah situs atau blog harus terindeks oleh search engine, untuk mempertahankan eksistensi sebuah situs atau blog dalam rentang waktu yang cukup lama, bahkan cenderung permanen.

Nah ..., dalam kasus seperti tersebut di atas, maka posisi di SERP menjadi sebuah hal yang penting untuk diperhatikan, bahkan harus senantiasa diupayakan dengan secara maksimal. Inilah kelebihan meraih posisi penting dari sebuah daftar halaman pencarian blog, karena pada dasarnya dapat menjadi alat pengaman bagi tingginya jumlah pengunjung sebuah situs atau blog. Posisi sebuah situs atau blog pada hasil pencarian search engine ini merupakan jaminan untuk mendapatkan visitor organik yang merupakan model pengunjung terbaik untuk sebuah situs atau blog.

Satu kesimpulan sementara yang penulis dapatkan dalam hal ini adalah : Tingginya jumlah pengunjung sebuah situs atau blog sama sekali tidak menjamin posisinya pada hasil pencarian di search engine, sementara hal sebaliknya yang terjadi adalah posisi sebuah situs atau blog pada halaman pertama hasil pencarian mesin telusur sangat berpotensi untuk mendatangkan visitor organik dalam jumlah yang banyak seandainya postingan-postingan blog tersebut memang cukup berkualitas dan original.

Berbicara tentang masalah originalitas sebuah konten blog, merupakan masalah yang sangat sulit untuk kita raih, karena Matt Cuts (Kepala Spam Google) sendiri telah memberikan statement bahwa 25 % - 30 % konten sebuah situs atau blog pada dasarnya tergolong duplikat konten. Artinya apa ? Pasti ada sebagian isi postingan yang kita buat ini telah pernah ditulis oleh blogger-blogger lain atau bahkan telah di copy paste (baik sebagian atau keseluruhannya). Apalagi untuk saat ini telah bertebaran ratusan juta bahkan trilyunan situs atau blog dengan topik bahasan yang sama atau mirip satu dengan yang lainnya. Pastilah sangat sulit untuk menjamin originalitas sebuah konten atau postingan blog.

Faktor-faktor penting untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog.

1. Aktif berpromosi lewat berbagai media.

Terlepas dari berkualitas atau tidaknya postingan sebuah situs atau blog, namun manakala adminnya sangat aktif dalam melakukan upaya-upaya promosi, maka keberhasilan meraih pengunjung blog dalam jumlah banyak pasti akan dapat diraih pada akhirnya nanti.

2. Memiliki postingan (konten) blog dalam jumlah yang banyak.

Sudah menjadi sebuah hukum alam (sepertinya begitu) bahwa sebuah situs atau blog yang memiliki jumlah halaman postingan di atas 500 buah pasti akan mampu meraih pengunjung blog dalam jumlah yang banyak pula. Artinya, untuk meraih jumlah pengunjung yang banyak, tidak perlu kita berpikir tentang kualitas postingan blog, perbanyak saja jumlah postingan, pastilah akan mendapat pengunjung blog yang relatif banyak pula, karena esensi dasar sebuah situs atau blog adalah konten atau halaman postingan blog itu sendiri.

3. Ramah pengunjung.

Ramah terhadap pengunjung blog juga ikut berperan penting untuk menaikkan jumlah pengunjung blog pada level tertentu. Seorang admin blog yang cuek saja dengan kehadiran pengunjung blognya, maka secara otomatis dan lambat laun akan mengalami penurunan jumlah visitor secara signifikan. Kemampuan berinteraksi dengan pengunjung blog ini juga merupakan salah satu senjata terpenting untuk meraih kuantitas kunjungan.

Setidaknya dengan memperhatikan betul-betul ke tiga faktor tersebut di atas, kita akan mampu untuk meraih kunjungan visitor dalam jumlah yang relatif banyak.

Faktor-faktor penting untuk meraih posisi SERP yang bagus.

1. Memaksimalkan optimasi SEO sebuah situs atau blog.

Meraih posisi SERP yang bagus pada dasarnya berkaitan erat dengan kemampuan kita untuk berinteraksi dengan search engine (mesin telusur). Dalam hal ini upaya-upaya optimasi SEO memegang peranan penting untuk meraih hasil yang terbaik dalam interaksi tersebut. Optimasi SEO yang maksimal akan memudahkan robot crawl mesin pencari untuk menemukan serta menelusuri situs atau blog yang kita bangun tersebut secara mudah.

2. Meningkatkan kualitas konten atau postingan blog.

Konten atau postingan blog yang kita tanamkan minimal haruslah memiliki tingkat relevansi yang tinggi dengan kata kunci pencarian search engine bila kita tidak mampu untuk menjamin tingkat kualitas maupun kadar originalitasnya. Jangan terlalu banyak menuliskan kata kunci yang kita bidik, search engine tidak bodoh dalam hal ini. Oleh karenanya, bahaslah sebuah topik postingan blog secara mendalam dan tuntas, bilamana perlu kita dapat mempergunakan bantuan visualisasi grafis maupun video.

3. Mengumpulkan backlink yang berkualitas.

Setinggi apapun kualitas maupun originalitas konten atau blog yang kita bangun, tidak akan berarti apa-apa bilamana kita tidak mampu untuk mengumpulkan backlink-backlink yang berkualitas untuk memperkuat posisi atau keberadaan situs atau blog yang kita miliki. Backlink yang berkualitas masih sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan upaya menerobos papan atas hasil pencarian search engine ini. Dapatkan backlink dari Google secara langsung merupakan hal yang paling bijaksana untuk pertama kalinya.

Kesimpulan  :

Jumlah pengunjung yang banyak pada dasarnya tidak akan pernah mampu untuk mengangkat posisi sebuah situs atau blog pada daftar hasil pencarian search engine. Sementara posisi bergengsi pada SERP sangat berpotensi untuk meraih visitor organik dalam jumlah yang relatif banyak (pada akhirnya nanti).

Tidak ada komentar:
Write komentar