Sabtu, 02 Mei 2020

Dasar-dasar mendapatkan Backlink berkualitas SEO

Blogger Blog , pada kesempatan update artikel ini akan mencoba menguraikan tentang dasar-dasar untuk mendapatkan Backlink berkualitas SEO, sepanjang yang Blogger Blog ketahui.

Backlink atau link balik merupakan tautan yang menuju ke suatu situs web (bisa ke laman homepage atau tertentu ke sebuah postingan) yang dari berdasarkan surat informasi atau rekomendasi menurut situs web lain. Singkatnya, backlink adalah tautan pulang menurut luar yg menuju ke sebuah situs web. Backlink bisa didapatkan menurut cara manual ataupun natural. Manual berarti dibuat sendiri sang pemilik situs, sedangkan natural berarti dihasilkan dari hasil rekomendasi orang lain. Untuk memperoleh backlink ini terdapat ada teknik tertentu. Nah, cara menciptakan backlink inilah yg dianggap pula menggunakan link building. Sebelum menuju ke intisari artikel (cara mendapatkan backlink), aku ingin sedikit menampakan lebih lanjut mengenai definisi backlink karena ini relatif krusial.

Blogger Blog, Backlink Banner

Selama mesin telusur (search engine) contohnya Google, Bing, Yahoo,

Backlink secara manual terbagi menjadi dua jenis, yaitu lewat proses white hat dan black hat. White hat merupakan teknik mencari backlink yang pada dasarnya disukai oleh Google. Sebaliknya, black hat merupakan teknik spam untuk memanipulasi Google dengan tujuan untuk mempercepat perkembangan ranking di halaman pencarian.

White hat sulit untuk dilakukan, makanya para webmaster lebih suka memakai teknik black hat walau mengandung risiko yang besar untuk masuk ke penalti Google. Walau demikian, white hat sangat bersih dan risiko terkena 'hukuman' penalti dari Google, sangat kecil atau bahkan tidak ada sama sekali karena backlink yang terkandung di dalamnya diperoleh dengan cara-cara yang aman.

Agar Anda tidak terjebak, berikut link building yang dikategorikan sebagai black hat yang tidak baik.

  • Guest blog secara berlebihan di situs web berkualitas rendah.
  • Web 2.0 yang hanya terdiri dari satu sampai dua buah artikel.
  • Membeli backlink (menggunakan jasa backlink).
  • Linkwheel.
  • Spam di forum online.
  • Spam di komentar blog.
  • Submit ke bookmark sosial secara berlebihan.
  • High OBL (Situs web yang mengeluarkan banyak tautan keluar).
  • Redirect/ auto submit situs web .GOV, .EDU, dan sebagainya.
  • Dan lain-lain.

Lebih baik Anda tinggalkan teknik black hat di atas demi kesehatan blog Anda. Hukuman dari Google tidak tanggung-tanggung untuk penggunanya. Google telah menyiapkan banyak 'prajurit' seperti Google Penguin, Panda, dan sebagainya. Saya pun pernah terkena dampaknya, dan akhirnya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkannya. Bahkan kalau sudah parah bisa bersifat SELAMANYA atau permanen.

Tidak berarti bahwa menggunakan teknik black hat akan pasti terkena dampak buruknya. Ada beberapa teknik black hat yang aman dan risiko terkena penalti kecil selama kadar penggunaannya tidak berlebihan. Cara ini akan dibahas lebih lanjut pada kesempatan yang lain.

Black hat ditemukan oleh para praktisi SEO yang selalu mencari cara untuk berhasil melakukan tekniknya untuk mendapatkan ranking yang diinginkannya di Google. Teknik hitam ini memanfaatkan celah-celah yang belum diketahui Google. Namun celah tersebut semakin sempit karena Google sudah semakin pintar dalam menentukan posisi SERP. Hal ini biasa disebut algorithm atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan algoritma.

Indikator backlink yang berkualitas

Sebenarnya apa saja sih faktor backlink yang berkualitas itu? Ternyata Google menyukai backlink yang seperti di bawah ini.

1. Anchor text

Anchor text merupakan tulisan tayangan dari hyperlink/link yang ditanamkan. Contoh: Pengertian SEO, INDOTIPSTRICKS.NET, dan lain-lain.

Pemasangan anchor text yang tepat dapat membuat situs Anda memperoleh poin plus. Gunakan anchor text yang mengandung kata kunci yang RELEVAN untuk situs web Anda. Tapi terkadang, anchor text juga tidak harus menggunakan kata kunci. Anda juga harus menggunakan variasi anchor text seperti brand situs tersebut. Sebagai contoh; INDOTIPSTRICKS.NET, JalanTikus, dan lain-lain.

Selain brand, Anda juga dapat menautkan 'naked' URL seperti: http://www.indotipstricks.net, http://www.google.com. Tidak hanya itu, Anda juga dapat memberi anchor text seperti ini 'di sini' 'berikut' 'silakan menuju tautan ini'. Penanaman seperti ini sangat dianjurkan, jadi jangan selalu memakai kata kunci utama pada anchor text.

2. Sumber backlink

Sumber backlink ini merupakan faktor important (penting sekali) untuk kemajuan situs Anda. Bila Anda menanamkan backlink tidak pada tempat yang benar, maka mesin pencari akan memberikan hukuman terhadap situs Anda. Hukuman yang diberikan pun beragam, mulai dari penalti seperti sandbox, deindex, dan lain-lain.

Jadi sumber backlink seperti apa yang berkualitas? Coba Anda lihat di bawah ini.

  • Situs web terkenal: Seperti Facebook, Google, YouTube, dan lainnya.
  • Situs web yang relevan atau satu niche: Satu niche di sini maksudnya adalah situs dengan situs yang ditanamkan backlink mempunyai topik yang sama.
  • Blog 2.0 yang rajin update postingan: Seperti Blogger, WordPress, Joomla, dan sejenisnya.
  • Situs yang memiliki DA, PA, PR, dan backlink yang tinggi: DA yang tinggi adalah di atas 40, sedangkan PA yang tinggi adalah di atas 35. Untuk PR di atas 3, dan backlink di atas 7.000
  • Berasal dari situs web dengan domain .edu dan .gov: Google sangat menyukai domain kedua situs tersebut, dan biasanya situs tersebut memiliki PR yang tinggi. Jadi usahakan pada setiap situs memiliki beberapa backlink dari .edu dan .gov.

Jangan peroleh backlink dari situs berbobot seperti ini:

  • Situs web judi, pornografi, obat kuat, dan semacamnya.
  • Situs web dengan PA atau DA yang rendah (di bawah 25).
  • High OBL atau memiliki tautan keluar yang banyak (Anda bisa mempelajarinya pada poin ke lima).
  • Situs web yang terkena atau pernah dipenalti oleh Google.
  • Dan lain-lain.

Lalu bagaimana jika tanpa sadar situs web kita telah ditautkan oleh situs semacam di atas? Cara pertama, minta langsung ke pemilik situs untuk menghapus tautan Anda. Bila cara tersebut tidak berhasil, Anda bisa gunakan Google Disavow tool untuk menjadikan tautan tersebut bersifat nofollow.

3. Jumlah backlink

Walau backlink sangat diperlukan, tetap ada aturan pemakaiannya, contohnya seperti jumlah backlink ini. Jumlah backlink yang terlalu banyak dalam kadar waktu yang singkat dapat menyebabkan situs Anda dianggap spam oleh Google. Google dapat mendeteksi hal tersebut dan apabila optimasi yang dilakukan berlebihan, Anda akan dimasukkan ke dalam 'PENJARA' milik Google.

Menurut beberapa praktisi SEO, backlink ditanamkan per hari dengan takaran secukupnya saja. Misal, sehari menanamkan 1-5 backlink maka situs Anda masih dikatakan normal oleh Google.

Bagaimana cara mengecek backlink? Anda bisa cek di Google Webmaster: Links to Your Site. Caranya masukkan situs Anda ke kolom yang disediakan, lalu klik tombol SEARCH LINKS. Maka nanti akan tampak jumlah backlink pada situs Anda.

Tools lain untuk mengecek backlink adalah: BacklinkWatch.com, MonitorBacklinks.com, Ahrefs.com, dan lain-lain.

4. Rel nofollow dan dofollow

Banyak blogger/webmaster yang menganggap bahwa tautan yang bersifat nofollow sudah tidak berlaku lagi atau sudah mati faedahnya untuk mendongkrak peringkat di hasil penelusuran. Faktanya, ternyata tautan nofollow dapat membantu menyeimbangkan dengan tautan dofollow.

Lebih baik sebelum lebih jauh lagi, kita kenali dulu apa itu nofollow dan apa itu dofollow. Nofollow adalah tautan yang tidak akan masuk ke dalam indeks mesin pencari. Namun hal tersebut bukan berarti mesin pencari tidak bisa merayapinya, mesin pencari dapat meng-crawl tautan nofollow tetapi tidak ditayangkan pada hasil penelusurannya.

Sedangkan dofollow adalah tautan yang akan dirayapi oleh mesin pencari sekaligus ditayangkan pada hasil penelusurannya, dan kalau backlink-nya bagus dapat memberi poin plus terhadap situs Anda.

Menurut pakar SEO, tautan nofollow tetaplah dibutuhkan untuk memberi keseimbangan agar Google tidak mencurigai situs Anda. Jelas saja, mana mungkin ada situs yang memiliki backlink ribuan dan isinya dofollow semua? Pastinya Google akan curiga bukan? Minimal setidaknya situs Anda memiliki persentase 10% backlink nofollow.

5. Low OBL

Ya tentu saja, OBL rendah. Seperti tadi yang sudah saya katakan, OBL merupakan kepanjangan dari outbound link yang berarti tautan keluar. Google tidak menyukai situs web yang terlalu banyak memiliki tautan keluar, dan Google akan mengecapnya sebagai situs spam. Seperti yang diketahui, Google tidak suka teknik spam, kalau Anda menanam backlink di situs spam berarti Anda terkena dampaknya juga.

Jadi, tanamlah backlink pada situs yang memiliki OBL rendah. Konten banyak dan di-update secara konsisten, pembaca yang aktif, dan tautan keluar yang sedikit, inilah yang disukai Google!

6. DA, PA, dan PR tinggi

Kata siapa PageRank sudah tidak bisa menjadi patokan nilai suatu situs? Coba deh berpikir lagi, kalau PR situs tinggi itu membuktikan bahwa dahulu Google menyukai situs tersebut, ya enggak?

DA (Domain authority), PA (Page authority), dan PR (PageRank) merupakan sebuah nilai situs web. Ketiganya memiliki peranan penting, lebih baik Anda menanam backlink pada situs yang memiliki DA, PA, maupun PR yang besar.

Menurut pakar SEO, DA yang tinggi adalah 40 ke atas, PA yang tinggi adalah 40 ke atas, dan PR yang tinggi adalah 3 ke atas.

Bagaimana cara mengecek DA, PA, dan PR sekaligus? Sangatlah mudah, Anda bisa menggunakan MultiPageRank.com. Silakan Anda masukkan situs web yang ingin dilihat dan klik tombol Check.

7. Top level domain (TLD)

Siapa sangka Google lebih senang dengan backlink yang berasal dari situs ber-domain TLD ketimbang yang masih tergantung dengan web 2.0 default domain seperti .blogspot.com, .wordpress.com, dan lain sebagainya. Hal ini bukan berarti kita tidak perlu memasang backlink melalui domain 2.0, BUKAN! Tetapi, selain membangun backlink pada web 2.0, jangan lupa bangun juga pada situs ber-domain TLD.

8. Sejarah backlink

Pasti Anda sedikit kebingungan melihat poin ini, wajar, karena yang satu ini memang jarang dikupas pada situs web manapun. Ya, sejarah backlink, atau sering disebut backlink history. Merupakan waktu penanaman backlink dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan, dan seterusnya. Semakin stabil (konsisten) sejarah backlink tersebut, maka backlink yang ditanamkan akan terlihat semakin natural.

Contohnya:

  • Backlink history yang tidak stabil.
  • Backlink history yang banyak dan stabil.
  • Dari kedua grafik di atas, terlihat jelas ya kalau pada grafik pertama, tidak stabil. Dari yang sedikit, langsung jadi banyak, lalu kembali turun, naik, dan turun lagi. Ini akan membuat Google curiga. Berbeda dengan grafik kedua, backlink yang 'ditancapkan' memang banyak, namun stabil yang artinya backlink ditanamkan secara konsisten.

Untuk mengeceknya, Anda bisa menggunakan tool dari Majestic.com.

9. One-way linking (backlink satu arah)

Ya, backlink satu arah merupakan faktor backlink yang berkualitas. Sebenarnya apa sih yang dimaksud satu arah? Begini contohnya, di situs A menautkan ke situs B, nah inilah yang dimaksud satu arah. Tapi kalau situs B juga menautkan di situs A, maka jadimya dua arah, inilah yang salah. Mengapa? Karena Google membenci backlink dua arah, tautan tersebut bisa menjadi tidak berguna dan justru membahayakan SERP (search engine result page).

Tapi beda lagi kalau yang ditautkan adalah berupa artikel, atau halaman yang berbeda. Contohnya, situs si A menaruh tautan ke situs si B dalam bentuk artikel begitupun dengan si B. Nah, kalau seperti ini baru aman.

Demikianlah dasar-dasar untuk mendapatkan Backlink berkualitas SEO versi Blogger Blog , semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Write komentar