Sabtu, 09 Mei 2020

Blogger Blog, meningkatkan performa blog

Blogger Blog pada artikel ini akan sedikit mengupas tentang cara meningkatkan performa sebuah blog agar memiliki kekuatan penuh untuk bersaing dengan jutaan bahkan puluhan juta blog-blog lain yang telah terindeks oleh Google dengan kemiripan niche atau bahkan deskripsi blog yang sama. Performa maksimal sebuah blog ini semakin menjadi penting dengan berlakunya Google MobileGeddon, karena algoritma ini mengisyaratkan kemampuan sebuah template blog untuk menyesuaikan diri dengan berbagai macam ukuran layar yang dipergunakan untuk mengaksesnya.

Blogger Blog, performa blog

Dalam kacamata penulis, bukan saja pemakaian Responsive Template yang wajib kita perhatikan, tetapi performa maksimal sebuah blog pula harus menjadi perhatian primer supaya nir sebagai berat atau lambat saat diakses menggunakan mempergunakan perangkat mobile atau smartphone (yg menurut Google sudah dipakai sang hampir 80 % penggunanya).

Performa maksimal sebuah blog tentu saja berkaitan memakai perkara kecepatan loading blog tersebut yang pada hal ini sangat dipengaruhi sang performa template blog yg dipergunakan ditambah menggunakan sedikit banyaknya pemasangan widget-widget pembantu pada sebuah blog. Pemasangan widget pembantu ini (semacam Facebook Fanspage, widget Twitter & lain-lain) dalam satu kasus (menurut pengalaman penulis) berpotensi buat menurunkan performa sebuah blog (dalam hal kecepatan loadingnya). Hal lain yg sangat mempengaruhi performa blog ini adalah kombinasi script HTML yang digunakan pada sebuah template blog. Mari kita perhatikan gambar-gambar perbandingan output monitoring ini dia.

Gambar 1. Sebelum dilakukan perbaikan.

Blogger Blog, monitoring-01

Perhatikan "Page Load Time" yang menunjukkan angka 4.73 sc (di atas batas maksimal 4 sc).

Gambar 2. Setelah dilakukan perbaikan.

Blogger Blog, monitoring-02

Dalam semua aspek terlihat peningkatan yang cukup signifikan, terutama "Page Load Time" yang hanya berkisar pada angka 2.06 sc (jauh di bawah batas maksimal 4 sc).

Berikut ini adalah upaya-upaya perbaikan yang telah penulis lakukan untuk meningkatkan performa Blogger Blog ini.

1. Mengoptimalkan pemakaian HTML Optimizer.

HTML Optimizer ini sangat membantu terutama untuk meng-compress rangkaian kombinasi script HTML yang terdapat dalam sebuah template blog. Tujuang melakukan compress ini adalah untuk meningkatkan performa atau mempercepat pembacaan rangkaian template blog oleh mesin pencari, dan dengan demikian sudah barang tentu akan meningkatkan kecepatan loading sebuah blog.

Tentang optimizer tool ini, blog Blogger Blog telah menyediakan fasilitasnya pada bagian Optimizer, silahkan anda pergunakan dengan sebaik-baiknya.

2. Mengganti berbagai fasilitas widget yang ada.

Beberapa fasilitas widget yang penulis ganti terutama adalah Widget Related Post yang biasanya terletak di bagian bawah setiap postingan. Widget Related Post dalam blog ini telah penulis ganti dengan yang lebih ringan dari pada widget yang terdahulu. Pemakaian related post yang sekarang adalah related post yang hanya menampilkan judul-judul postingan dengan tanpa menyertakan thumbnail. Ternyata penggantian ini cukup banyak membantu.

3. Menghilangkan pemakaian beberapa widget.

Demi untuk mengejar performa blog yang maksimal, maka penulis menghilangkan beberapa fitur widget penunjang semacam Blog Follower, Facebook Fanspage dan Widget Twitter. Pemakaian widget-widget ini dalam sebuah blog ternyata berpotensi memperberat loading blog yang bersangkutan. Oleh karenanya dalam kesempatan ini saya sarankan kepada anda untuk mempergunakan widget-widget tersebut manakala dirasa memang benar-benar diperlukan untuk menunjang eksistensi blog.

4. Meniadakan fitur thumbnail pada widget Popular Post.

Meniadakan atau tidak mempergunakan fitur thumbnail pada widget popular post ini sebenarnya merupakan langkah tambahan, namun dampaknya penulis rasakan sangat signifikan dalam membantu meningkatkan performa sebuah blog dalam arti meningkatkan kecepatan loadingnya.

Demikianlah uraian penulis tenang cara-cara meningkatkan performa blog, semoga bermanfaat.

Blogger Blog, memilih webhosting yang baik

Blogger Blog . Hosting merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan ketika anda membangun sebuah web. Mengapa ? Karena nantinya kemudahan akses web kita oleh pengunjung tergantung pada kelancaran kinerja hosting kita. Kita harus jeli memilih web hosting yang baik agar citra website kita di mata pengunjung juga baik.

Blogger Blog, webhosting

Saat ini, memilih web hosting nir semudah waktu sebelum tahun 2000-an karena ketika ini, sudah poly sekali penyedia hosting yang siap menaruh pelayanan pada anda. Space, bandwidth, harga dan fitur yg ditawarkan pun semakin bervariasi, maka menurut itu kita perlu teliti & selektif dalam pemilihan web hosting. Website dalam internet antara satu menggunakan yg lainnya tentu nir sama, entah itu dicermati dari sisi konten, jumlah visitor, platform, aplikasi di dalamnya

Di bawah ini, saya mencoba membagikan tips tentang memilih hosting yang baik, guna membantu anda menentukan web hosting yang ingin anda gunakan untuk website anda :

Harga Hosting

Cermati harga yang ditawarkan oleh penyedia web hosting, harga mahal bukan berarti paling baik dan bagus. Jangan mudah percaya dengan penyedia hosting yang menawarkan space dan bandwidth yang besar dengan harga yang terlalu murah ( di bawah harga pasaran wajar ). Pilih saja yang masuk akal atau standar harga pasaran pada umumnya. Paling tidak, harga dan kualitas dapat berbanding lurus.

Kapasitas dan Fitur

Sesuaikan kapasitas dan fitur yang ditawarkan penyedia hosting dengan kebutuhan anda serta mampu beradaptasi dengan baik sesuai perkembangan website anda.

Proses aktivasi yang cukup lama dan berbelit-belit adalah hal yang kurang menyenangkan (bagi saya pribadi). Di zaman yang penuh dengan serba instant seperti saat ini, semua aspek dituntut serba cepat. Pilih penyedia hosting yang mampu memberikan proses aktivasi yang instant dengan proses transaksi online yang terpercaya dan antisipasi fraud.

Data dan Uptime yang Terjamin

Pilih hosting yang mampu memberikan jaminan terhadap data anda dengan perjanjian dan kompensasi atas layanan yang ditawarkan jika tidak terpenuhi. Hindari penyedia hosting yang menawarkan uptime besar tanpa adanya jaminan keamanan atas data anda.

Layanan Konsumen

Service atau pelayanan memegang peranan penting dalam sebuah usaha atau bisnis yang berkaitan dengan jasa. Sebelum menentukan web hosting, sebaiknya anda coba mengajukan beberapa pertanyaan tentang hal teknis dan non teknis berkaitan dengan layanan hosting yang disediakan. Hal ini perlu agar kita mengenal lebih jauh tentang penyedia hosting tersebut. Penyedia hosting yang mempunyai tim layanan konsumen yang baik akan lebih terpercaya di kalangan pemain online.

Jaringan dan Hardware

Hardware kelas utama dan jaringan internasional besar dibutuhkan agar web server tetap hidup secara non-stop sehingga bisa diakses dari mana saja. Pilih web hosting yang menggunakan hardware yang handal dan penempatan data center yang baik sehingga bisa diakses cepat dari berbagai belahan dunia.

Satu hal yang ingin saya garis bawahi, yaitu jangan tergiur dengan harga yang terjangkau dan penawaran yang bombastis. Cermati dengan jelas agar biaya yang anda keluarkan sebanding dengan kualitas yang anda dapatkan.

Sumber :

http://www.blog.riauhost.net/cara-memilih-web-hosting-yang-baik-dan-benar.html

Jumat, 08 Mei 2020

Blogger Blog, about webhosting

Dunia Blogger, webhosting banner

Importance of Web Hosting

Website is one of the effective, flexible and affordable information transfer media that you can use for your business.  A lot of companies from small industry up to multinational company are using website to promote or advertise their service and products. It is because the effectiveness and the efficiency of website in transferring information from the source to the target market.

However, starting or building a website is not an easy task. There are a lot of factors that are supposed to be your main concern. One example is web hosting. The choosing of web hosting provider is directly affecting the performance of your website. You have to make sure that the web hosting provider that you choose is able to support all of the features that your website has because all of the canggih and attractive features that your web designer added to your website will be useless if the web hosting doesn?T have the features to support it.

For the need of web hosting news to help you educating yourself Webhostingfan.Com is one of the best recommendation website that you should go. There is no a better place that you should go for the complete web hosting information but this site.

Chart of Web Hosting

So many websites are available in the internet today. The progress of internet users are increasing in a big amount of numbers. Added by the increasing number of internet connections in every areas, access to cyber world is not a lux thing anymore, its even become a daily need. No wonder that the growth of website amount is increase rapidly.

The growth of websites is impossible without the hard work from web hosting company. Web hosting providers become a very promiseable business. Everyone now has their own blog, it contributes not small amount of growth. Like wordpress web hosting is getting popular for recent years because its ability to be edited directly by its users. Its kind of trendsettersvin society and a tool to promote their self and prestigious. While drupal web hosting, has more power on its flexibility and user friendly without any technical requirements to use this kind of website. It is designed for an easy customizing. You can find those information from Webhostingrating.Com, a website that count the web hosting companies down into the chart. It provides you with top ten chart information of web hosting.

I guess its interesting website for you to visit, especially if you wants to create a website on your own.

Standart pemilihan template blog

Blogger Blog lewat artikel ini ingin berbagi pengalaman tentang standart pemilihan template blog, terutama setelah berlakunya algoritma Google MobileGeddon per tanggal 21 April 2015 yang lalu. Secara tersurat MobileGeddon men-syaratkan pemakaian Responsive Template bagi sebuah situs atau blog agar dapat memperoleh ranking yang bagus di mata Google search engine atau mungkin search engine yang lain semacam Yahoo dan yang lain-lain.

Pada artikel yang lalu, yaitu artikel tentang memilih template yang baik telah penulis uraikan secara singkat cara-cara memilih template blog yang baik. Dan pada kesempatan ini penulis ingin menguraikannya secara lebih rinci agar para sahabat blogger semua dapat memperoleh panduan standart untuk memilih template blog yang baik, khususnya dalam upaya mengembangkan blog yang dimilikinya.

Di era MobileGeddon dewasa ini, pemilihan sebuah template blog tidak lagi dapat didasarkan kepada tampilan template dan atau fasilitas-fasilitas yang tersedia dalam sebuah template blog. Namun lebih dari pada itu. Tampilan sebuah template blog yang bagus tentu saja akan mempergunakan berbagai macam text Javascript yang banyak pula, hal inilah yang tidak disukai oleh Google search engine. Dalam kasus ini para sahabat dapat membuktikannya dengan mempergunakan Google PageSpeed Insight. Text Javascript ini sangat berpotensi untuk menutup atau memblokir render sebuah blog, yang pada akhirnya akan memperlambat proses loading blog tersebut. Dan saya secara pribadi telah membuktikan hal tersebut sampai pada akhirnya memutuskan untuk melakukan pergantian template blog dengan mempergunakan Optimum Responsive Template buatan Kang Hendro ini.

Standart pemilihan template blog yang baik di era MobileGeddon ini setidaknya harus didasarkan kepada tiga hal penting, yaitu tingkat kecepatan loading template, tingkat responsivitas template dan terakhirnya adalah tingkat optimasi SEO sebuah template blog. Ketiga hal tersebut harus menyatu dalam sebuah rangkaian kombinasi template blog agar dapat mengangkat performa sebuah blog di mata berbagai search engine, khususnya Google search engine (yang dalam hal ini telah menyediakan banyak fasilitas yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan performa sebuah blog).

Tingkat kecepatan loading template blog.

Kecepatan loading sebuah blog ini, pertama kali sangat ditentukan oleh kombinasi script HTML sebuah template blog dan baru kemudian hal-hal yang berkaitan dengan optimasi gambar-gambar postingan blog. Untuk mempercepat loadingnya, sebuah template blog harus tidak banyak mempergunakan kombinasi text Javascript, karena jenis text ini sangat potensial untuk menghambat proses loading sebuah blog.

Contoh konkritnya adalah Optimum Responsive Template yang dipergunakan dalam Blogger Blog ini, dari hasil uji kecepatan diperoleh gambaran berikut ini.

Blogger Blog, standart-01

Gambar di atas diperoleh dari hasil uji dengan mempergunakan Google PageSpeed Insight yang menunjukkan hasil cukup optimal yaitu 96/100.

Gambar berikut ini hasil uji dengan mempergunakan GT Metrix.

Blogger Blog, standart-02

Hasil uji dengan mempergunakan GT Metrix nampak tidak begitu menggembirakan karena hanya berada pada score 89 % atau grade B. Hal ini jelas merupakan dampak dari kurangnya penulis melakukan optimasi terhadap mayoritas gambar-gambar postingan blog. Namun meski bagaimanapun, hasilnya masih tetap di atas 80%, dengan page load time yang hanya sekitar 2.52 sc (masih di bawah batas ambang 4 sc).

Tingkat Responsivitas Template Blog.

Dengan berlakunya MobileGeddon, maka responsivitas sebuah template blog tidak dapat ditawar-tawar lagi dan sudah merupakan semacam "harga mati" yang ditetapkan oleh Google. Responsivitas sebuah template blog ini bukan hanya sekedar responsive biasa, namun dalam hal ini ada banyak faktor yang harus diperhatikan dalam kaitannya dengan tingkat responsivitas sebuah template blog. Tingkat responsivitas template ini menjadi penting, manakala blog kita diakses dengan mempergunakan perangkat seluler atau perangkat-perangkat mobile/smartphone.

Bukti responsifitas sebuah template blog adalah seperti gambar di bawah ini.

Blogger Blog, standart-03

Gambar tersebut merupakan hasil uji Optimum Responsive Template yang dipergunakan dalam Blogger Blog ini dengan mempergunakan alat Pengujian Situs Mobile Friendly milik Google Webmaster. Hasil yang jelas terbaca adalah dengan munculnya komentar "Mengagumkan ! Laman ini mobile-friendly".

Tingkat Optimasi SEO sebuah Template Blog.

Faktor optimasi SEO sebuah template blog merupakan sebuah faktor penunjang yang tidak dapat diremehkan begitu saja dan tetap harus menjadi pertimbangan utama. Faktor optimasi SEO ini sangat membantu sebuah situs atau blog dalam kaitannya dengan menempati urutan penting dalam daftar hasil pencarian (berdasarkan kata kunci tertentu) oleh search engine atau mesin telusur. Sebuah situs atau blog yang mampu tampil dalam daftar 10 besar halaman pertama memiliki kans yang lebih tinggi untuk mendapatkan kunjungan yang optimal.

Contoh hasil uji optimasi SEO pada template Blogger Blog ini adalah seperti gambar di bawah ini.

Blogger Blog, standart-04

Hasil uji yang mengagumkan mencapai score maksimal 100%.

Demikianlah uraian penulis tentang standart pemilihan template blog yang baik, khususnya di era MobileGeddon dewasa ini. Hasil-hasil yang dicapai seperti tertuang dalam gambar-gambar di atas, semuanya tidak lepas dari pemakaian Optimum Responsive Template . Semoga dapat bermanfaat.

Blogger Blog, memilih template yang baik

Blogger Blog kali ini akan membedah perihal cara memilih template blog yang baik terutama yang mampu mendukung serta mempertahankan eksistensi sebuah blog dari persaingan jutaan bahkan puluhan juta blog yang telah terindeks oleh Google, dan tentu saja memiliki niche yang sama pula. Dengan tidak berlakunya pemeringkatan berdasarkan keyword blog, maka sebagai admin blog, dalam hal ini penulis harus dapat mencari solusi lain, yaitu memilih template blog yang memang benar-benar bagus, baik dari sisi SEO, responsivitasnya maupun dari sisi kecepatan loadingnya.

Terus terang, penulis dalam hal ini masih belum terlalu puas dengan performa template yang dipergunakan dalam blog ini. Memang dari berbagai segi, sepertinya template blog ini cukup bagus dan memadai. Tapi nanti dulu, mari kita periksa secara lebih mendalam.

Salah satu faktor penentu bagus tidaknya sebuah template blog adalah terletak pada kecepatan loadingnya, yang dalam hal ini dapat dimonitor dengan mempergunakan GTMatrix. Mari kita perhatikan hasil monitoring template blog ini dengan memperhatikan gambar di bawah ini.

Blogger Blog, gtmetrix-02

Sepintas kita dapat merasa bangga bila memperhatikan hasil monitoring di atas, karena blog Blogger Blog ini memiliki kualifikasi A (91 %) untuk "Page Speed Grade", namun bila kita perhatikan lebih jauh, blog ini memiliki "Page Loading Time" yang tidak terlalu bagus yaitu 4.73 sc dan melebihi ambang batas sebuah blog (template blog) yang bagus yaitu di bawah 4 sc.

Mari kita perbandingkan dengan blog aku yang lainnya berikut ini  ..........................

Blogger Blog, gtmetrix-02

Blog tersebut sama-sama memiliki Page Speed Grade : A (90 %), namun blog yang satu ini memiliki "Page Loading Time" yang hanya 2.72 sc, masih jauh di bawah ambang batas 4 sc. Artinya, blog aku yang kedua tersebut jauh lebih bagus performanya bila dibandingkan dengan Blogger Blog ini.

Apa yang membedakan di antara kedua blog tersebut ? Jawabannya hanya satu dan pasti .... adalah pemakaian Template Blog yang berbeda. Tiap-tiap template blog tentu memiliki kombinasi script-script HTML yang berlainan, dan pemakaian script-script HTML template inilah yang menyebabkan bagus tidaknya sebuah template blog. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah, terkadang sebuah template tersebut sudah memiliki berat yang lebih sejak pertama kali dibuat, namun dengan mempergunakan "script penunjang tertentu" dari Bootstrap, maka berat blog yang asli dapat diminimalisir. Dari kacamata user atau pengunjung, hal tersebut tidak terlalu terlihat. Namun dari kacamata mesin pencari, pemakaian script penunjang tersebut tidak dapat disembunyikan. Hasilnya seperti pada kedua gambar perbandingan tersebut di atas. "Page Speed Grade" dapat ditipu dengan pemakaian script penunjang...., namun "Page Load Time" tidak akan bisa ditipu.

Demikianlah uraian perdana tentang memilih template yang baik, pada kesempatan berikutnya akan penulis bahas aspek-aspek yang lainnya.

Kamis, 07 Mei 2020

Pola-pola Optimasi Blog di era MobileGeddon

Blogger Blog, seo 100 Blogger Blog , era algoritma MobileGeddon telah dimulai sejak tanggal 21 April 2015 lalu dengan membawa berbagai dampak signifikan bagi beberapa situs atau blog-blog besar yang ada. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa algoritma Google terbaru ini mendasarkan perankingan pada tingkat responsivitas sebuah situs atau blog, dengan kemudahan untuk diakses lewat perangkat mobile atau selluler semacam smartphone yang jumlah penggunanya dewasa ini semakin meningkat drastis.

Penerapan dasar perankingan sebagaimana yg tersebut pada atas, tentunya membawa efek tersendiri bagi global SEO. Terutama hal-hal yg berkaitan memakai taraf responsivitas blog, kecepatan loading blog dan hal-hal yg berkaitan menggunakan efektivitas peringkat Alexarank, yg dalam dasarnya nir akomodatif memakai perangkat-perangkat mobile pula selluler, lantaran Alexa Toolbar hanya kompatible menggunakan browser-browser semacam Google Chrome, Mozzila & Internet Eksplorer.

Pola-pola optimasi blog atau situs yang wajib dilakukan di era MobileGeddon ini diantaranya adalah yang berkaitan dengan  hal-hal berikut ini  :

1. SEO OnPage

SEO OnPage sebuah situs atau blog pada hal ini sedikit mengalami pergeseran karena lebih menitik beratkan pada pola-pola responsivitas template atau blog yang sebagian besar dilakukan menggunakan pemasangan kode-kode CSS, misalnya contoh dalam bawah ini.

<meta content='width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0' name='viewport'/>

@media only screen and ( max-width: 635px ) {.site-branding-svn,.site-info-svn,.main-navigation-svn,.hentry,.site-main-svn [class*=&quot;navigation&quot;],.widget-areas-svn {width: 90%;}

.site-title-svn {font-size: 28px;font-size: 2.8rem;}

.site-description-svn {font-size: 12px;font-size: 1.2rem;}

.posted-on-svn a,.byline-svn a,.cat-links-svn,.tags-links,.comments-link-svn {padding-left: 10px;padding-right: 10px;}

.widget-area-svn {clear: both;float: none;margin: 0 auto 1.5em;width: 100%;}

.footer-search-svn,.footer-navigation-svn,.footer-credits-svn {clear: both;float: none;margin-bottom: 1.5em;width: 90%;}

.site-main-svn .hentry-wrapper-svn:first-of-type .hentry {padding-top: 1.5em;}

.hentry-wrapper-svn {padding: 40px 0;}

.hentry-wrapper-svn:before {background-size: auto 30px;}}

2. Meta Tag SEO Friendly.

Masalah Meta Tag SEO Friendly ini tetap tidak terlalu banyak mengalami perkembangan, dan mungkin hanya perlu ditambahkan beberapa hal di sana sini, seperti contoh meta tag di bawah ini.

<meta content='blogger' name='generator'/>

<link href='http://1.bp.blogspot.com/-fsOOFmp1-_Q/UOBQn6zLdQI/AAAAAAAABgc/UNzsDXL-9bc/s1600/HTML5_Logo.png' rel='icon' type='image/x-icon'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/feeds/posts/default' rel='alternate' title='Atom' type='application/atom+xml'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/feeds/posts/default?alt=rss' rel='alternate' title='RSS' type='application/rss+xml'/>

<link href='http://URL_BLOG_ANDA/' rel='openid.delegate'/>

<!--[if IE]> <script> (function() { var html5 = ("abbr,article,aside,audio,canvas,datalist,details," + "figure,footer,header,hgroup,mark,menu,meter,nav,output," + "progress,section,time,video").split(','); for (var i = 0; i < html5.length; i++) { document.createElement(html5[i]); } try { document.execCommand('BackgroundImageCache', false, true); } catch(e) {} })(); </script> <![endif]-->

<meta content='####################' name='google-site-verification'/>

<meta content='####################' name='msvalidate.01'/>

<meta content='####################' name='alexaVerifyID'/>

<meta content='index, follow, noodp, noydir' name='robots'/>

<meta content='id' name='geo.country'/>

<meta content='NAMA_ANDA' name='author'/>

<meta content='1 days' name='revisit-after'/>

<meta content='Indonesia' name='geo.placename'/>

<meta content='blogger' name='generator'/>

<meta content='general' name='rating'/>

<meta content='index, follow, snipet' name='googlebot'/>

<link href='https://plus.google.com/####################' rel='me'/>

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>

<meta expr:content='data:blog.canonicalUrl' property='og:url'/>

<meta content='website' property='og:type'/>

<meta expr:content='data:blog.title' property='og:site_name'/>

<meta content='id_id' property='og:locale'/>

<meta expr:content='data:blog.pageTitle' property='og:title'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' property='og:description'/>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' property='og:image'/>

<title><data:blog.pageTitle/></title>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>

<meta content='KEYWORD_HOME_BLOG_ANDA' name='keywords'/>

<link href='https://plus.google.com/#################' rel='author'/>

</b:if>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>

<meta expr:content='data:blog.canonicalUrl' property='og:url'/>

<meta content='article' property='og:type'/>

<meta expr:content='data:blog.title' property='og:site_name'/>

<meta content='id_id' property='og:locale'/>

<meta expr:content='data:blog.pageName' property='og:title'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' property='og:description'/>

<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>

<b:if cond='data:blog.postImageThumbnailUrl'>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' property='og:image'/>

</b:if>

<meta expr:content='data:blog.postImageThumbnailUrl' itemprop='image'/>

<title><data:blog.pageName/></title>

<meta expr:content='data:blog.pageName' name='keywords'/>

</b:if>

<b:if cond='data:blog.url == &quot;http://URL_BLOG_ANDA/feeds/comments/default&quot;'>

<meta content='noindex, nofollow' name='robots'/></b:if>

<b:if cond='data:blog.url == &quot;http://URL_BLOG_ANDA/feeds/comments/default?alt=rss&quot;'>

<meta content='noindex, nofollow' name='robots'/></b:if>

3. Hindari pemakaian kode-kode CSS maupun Javascript yang berpotensi untuk memblokir pe-renderan di konten paruh atas. Kode-kode tersebut seperti contoh di bawah ini.

<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

dan untuk menghilangkannya tambahkan kode seperti contoh di bawah ini.

<script async='async' src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.10.2/jquery.min.js' type='text/javascript'/>

Penambahan kode async='async' kemungkinan dapat merubah dan menghilangkan widget/tampilan dari javascript jquery yang anda pasang sebelumnya jika anda meletakkan code tersebut di atas </head>. Agar itu tidak terjadi maka anda harus memindahkan kode javascript jquery tersebut di atas </body>.

4. Mempercepat proses Loading Blog.

Sebuah situs atau blog yang memiliki proses loading cepat membuka peluang yang besar untuk mendapatkan jumlah kunjungan yang banyak, karena para pengunjung tidak perlu menunggu terlalu lama untuk dapat mengakses sebuah informasi yang disediakan oleh situs atau blog tersebut. Di samping itu, proses loading blog yang cepat ini juga sangat membantu mesin telusur saat melakukan proses crawling blog.

5. Memiliki konten-konten yang share-able.

Konten-konten yang share-able ini dapat dilakukan dengan jalan selalu melakukan proses sharing artikel blog setiap kali sehabis melakukan update postingan blog. Share artikel ini dapat dilakukan ke situs-situs semacam Google Plus, Facebook dan Twitter dan atau forum-forum social bookmark lainnya.

6. Memiliki konten-konten yang kaya.

Konten-konten yang kaya dalam hal ini berarti jumlah kata dalam setiap postingan blog minimal terdiri dari 500 kata, atau singkatnya merupakan artikel yang panjang dan tidak pendek-pendek, dengan harapan banyak kata kunci yang terangkum di dalamnya. Konten yang panjang secara otomatis akan menjelaskan sesuatu hal dengan gamblang dan jelas serta tidak sepotong-sepotong.

Demikianlah uraian saya tentang pola-pola optimasi blog di era MobileGeddon, bilamana anda memiliki cara yang lain, mari kita diskusikan lewat kolom kotak komentar di bawah ini.

Ganti pakai Optimum Responsive Template

Blogger Blog kali ini berkisah tentang pergantian template blog ini dengan Optimum Responsive Template yang dibuat dan dikembangkan oleh Kang Hendro. Model template (for blogger) ini memang sesuai dengan namanya, optimal hasilnya dari berbagai tes atau "uji kelayakan", mulai dari mempergunakan Google PageSpeed Insight, GT Metrix sampai kepada chkme.com (untuk SEO score).

Pemilihan Optimum Responsive Template ini bukan tanpa alasan, dalam artikel terdahulu saya pernah tuliskan tentang meningkatkan performa blog , namun bilamana performa blog Blogger Blog ini masih di bawah rata-rata berarti tulisan tersebut tidak akan ada artinya. Oleh karena sebab itulah, maka dalam hal ini saya berupaya keras untuk mencari template blog (responsive template) yang memang benar-benar optimal di segala lini. Dan dalam hal ini pilihan saya jatuh kepada Optimum Responsive Template buatan Kang Hendro ini (segala konsekwensinya).

Berikut ini saya sampaikan pula hasil perbandingan performa Blogger Blog ini sebelum dan sesudah pergantian template blog.

Sebelum pergantian template (atau masih mempergunakan template yang lama).

Blogger Blog, performa lama

Performa blog dengan mempergunakan template lama jelas-jelas berada pada score 65/100 untuk versi selulernya. Sebuah hasil atau performa yang sangat-sangat tidak menggembirakan bagi penulis.

Setelah pergantian template (mempergunakan Optimum Responsive Template).

Blogger Blog, performa baru

Performa blog dengan mempergunakan Optimum Responsive Template menunjukkan score yang fantastis yaitu 96/100 untuk versi selulernya. Hasil ini sangat jauh dibandingkan dengan masih mempergunakan template yang lama.

Kedua hal tersebut di atas lah yang dalam hal ini mendasari keputusan penulis untuk mengganti template blog Blogger Blog ini dengan memakai Optimum Responsive Template buatan Kang Hendro. Dalam kacamata penulis (pribadi) template model inilah yang cocok atau sesuai dengan algoritma Google MobileGeddon yang telah berlangsung sejak tanggal 21 April 2015 kemarin.

Algoritma Google MobileGeddon memanga mensyaratkan pemakaian Responsive Template untuk sebuah situs atau blog, namun dalam kacamata saya pribadi, tidak cukup hanya sekedar responsive template biasa, ada sesuatu hal rahasia dibalik itu semua, yaitu faktor kecepatan loading blog tang dapat diuji dengan mempergunakan Google PageSpeed Insight maupun GTMetrix, dan yang lebih penting adalah faktor SEO standart yang dapat diuji paling tidak dengan mempergunakan chkme.com maupun dengan mempergunakan Webmaster Tool.

Demikianlah uraian penulis tentang pergantian template blog dengan mempergunakan Optimum Responsive Template ini, semoga bermanfaat.